Selasa, 10 Mei 2016

Fadilah Sholat Sunnah Ba'diyah Fardu dan Kumpulan Hadist tentang Sholat

Berikut Video terkait tentang beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam sholat:


Dari Ibnu Salman Radhiyalahu ‘anhu beliau mengatakan bahwa seorang sahabat Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bercerita kepadanya, “Ketika kami mendapat kemenangan dalam Perang Khaibar, orang-orang mengeluarkan harta rampasan mereka masing-masing berupa barang dan tawanan. Kemudian mereka mulai saling berjual-beli (setiap orang membeli keperluannya masing-masing dan menjual barang-barang yang tidak diperlukannya). Lalu, datanglah seorang shahabat kepada Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata:

‘Ya Rasulullah, sungguh saya mendapat laba dalam jual-beli hari ini, dan tidak ada seorang pun dari penduduk lembah ini yang mendapatkan laba seperti saya. ‘Beliau bertanya, ‘Oh, oh berapakah labamu?‘ ia menjawab, ‘saya berniaga hingga memperoleh laba tiga ratus uqiyah. ‘Beliau pun bersabda, ‘Maukah aku beritahukan kepadamu sebaik-baiknya orang yang mendapatkan laba?’ ia menjawab, ‘Tentu, ya Rasulullah!’ Beliau menjawab, ‘(Orang yang melaksanakan) Dua Rakaat shalat sunnah sesudah shalat fardhu.’ (HR. Abu Dawud)

Berikut Kumpulan Ringkasan Hadist Tentang Fadhilah Shalat, Baginda Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam Bersabda :

  1. Perintah pertama yang diwajibkan Allah Subhaanahu Wata’ala terhadap umatku ialah shalat. Yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat ialah shalat.
  2. Takutlah kepada Allah Subhaanahu wata’ala dalam melaksanakan shalat!
  3. Pemisah antara seseorang dengan syirik adalah shalat
  4. Shalat adalah tanda Islam. Barang siapa shalat dengan khusyu’, pada waktunya, dan memperhatikan rukun serta sunnah-sunnahnya pastilah ia seorang mukmin.
  5. Iman dan Shalat adalah kewajiban yang paling utama, diantara seluruh perintah Allah Subhaanahu wata’ala. Jika ada seseuatu yang difardhukan yang lebih utama.
  6. Shalat adalah tiang agama.
  7. Shalat menghitamkan muka setan (menghinakanya)
  8. Shalat adalah cahaya bagi orang-orang yang beriman
  9. Shalat adalah jihat yang paling utama
  10. Selama seseorang tawajjuh (perhatian penuh) dalam shalatnya, Allah Subhaanahu wata’ala akan tawajjuh kepadanya (dengan rahmat-Nya). Jika berpaling dari shalatnya, maka Allah Subhaanahu wata’ala akan berpaling darinya juga.
  11. Jika suat musibah turun dari langit, maka musibah itu akan dijauhkan dari orang yang memakmurkan mesjid.
  12. Jika seorang muslim dimasukan ke dalam neraka karena suatu sebab, maka api neraka tidak dapat membakar bekas-bekas sujud dari tubuhnya.
  13. Amalan yang paling disukai oleh Allah Subhaanahu wata’ala adalah shalat yang dilaksanakan pada waktunya.
  14. Keadaan yang paling disukai oleh Allah Subhaanahu wata’ala dari hamba-Nya adalah ketika mereka sujud.
  15. Shalat adalah kunci surga
  16. Jika seseoran berdiri untuk shalat, pintu-pintu surga akan dibuka, dan Allah Subhaanahu wata’ala akan menyingkapkan hijab antara Allah Subhaanahu wata’ala dan orang itu selama ia tidak sibuk dengan batuk dan lain-lain.
  17. Orang yang sedang shalat adalah sedang mengetuk pintu Raja Diraja. Pasti pintu yang selalu diketuk akan dibuka.
  18. Kedudukan shalat dalam agama seperti kedudukan kepala pada badan.
  19. Shalat adalah cahaya hati. Barang siapa ingin hatinya senantiasa bercahaya, maka hendaklah dia shalat.
  20. Barang siapa berwudhu dengan sempurna, lalu ia shalat dua atau empat rakaat dengan khusyu’, baik fardhu maupun sunnah, dan ia memohon agar Allah Subhaanahu wata’ala mengampuninya, maka Allah Subhaanahu wata’ala akan mengampuninya.
  21. Setiap tanah yang diatasnya didirikan shalat untuk mengingat Allah Subhaanahu wata’ala, tanah itu akan merasa bangga diantara tanah-tanah yang lainnya.
  22. Barang siapa shalat dua rakaat lalu ia berdoa kepada Allah Subhaanahu wata’ala, maka Allah Subhaanahu wata’ala pasti akan mengabulkan doanya, langsung atau tidak langsung sesuai dengan kemaslahatan (sesuai dengan kehendak Allah Subhaanahu wata’ala).
  23. Barang siapa shalat dua rakaat (sunnah) ditempat yang sunyi tanpa seseorang pun yang melihatnya kecuali Allah Subhaanahu wata’ala dan para malaikat-Nya, maka ia mendapat jaminan kebebasan dari api Jahannam.
  24. Jika seorang muslim mendirikan shalat fardhu, maka ada satu doanya yang akan diterima oleh Allah Subhaanahu wata’ala.
  25. Barang siapa Shalat lima waktu dengan khusyu’; rukuk, sujud, wudhu, dan sebagainya dengan sempurna, maka wajib baginya surga dan haram beginya neraka
  26. Seseorang muslim yang selalu menjaga shalat lima waktu, setan akan takut kepadanya. Tetapi, jika ia tidak mempedulikan shalat lima waktunya, maka setan akan berani kepadanya dan akan menyesatkannya.
  27. Shalat adalah mi’raj-nya paran muttaqin (orang-orang taqwa)
  28. Amal yang paling dicintai oleh Allah Subhaanahu wata’ala ialah shalat yang dikerjakan pada awal waktu.
  29. Barang siapa pergi pagi hari (ke mesjid) untuk shalat, berarti ia membawa bendera iman dan ditangannya. Barang siapa pergi ke pasar, berarti ia membawa bendera setan ditangannya.
  30. Empat rakaat sebelum zhuhur, pahalanya dihitung sama dengan empat rakaat Shalat Tahajjud.
  31. Rahmat Allah Subhaanahu wata’ala bercucuran kepada orang yang berdiri dalam shalat.
  32. Sebaik-baik shalat (Setelah Shalat Fardhu) adalah shalat tengah malam, tetapi sangat sedikit orang yang mengerjakannya.
  33. Malaikat Jibril Alahis salam datang kepadaku dan berkata, “Ya Muhammad, berapa lama pun engkau hidup, suatu engkau akan mati juga. Siapapun yang engkau Cintai, suatu hari engkau akan berpisah dengannya. Apa pun yang engaku kerjakan (baik atau buruk) sesungguhnya engkau akan menerima balasanya. Tidak diragukan lagi bahwa keluhuran sesoran mukmin adalah Shalat Tahajjud, dan kemuliaan seseorang mukmin adalah dalam sifat istighna (tidak mengharap bantua orang.)”
  34. Dua rakaat shalat di akhir malam, lebih berharga dari pada seluruh kekayaan di dunia ini, jika tidak karena khawatir memberatkan umatku, aku akan mewajibkan Shalat Tahjjud kepada mereka.
  35. Jagalah Shalat Tahjjud, karena Tahajjud adalah amalan para shalihin, Penyebab dekat kepada Allah Subhaanahu wata’ala, menghentikan perbuatan dosa, menyebabkan diampuninya kesalahan, dan menyehatkan badan.
  36. Allah Subhaanahu wata’ala berfirman, “Hak anak Adam, janganlah kalian menjadi orang yang lemah sehingga tidak mengerjakan empat rakaat saat permulaan hari, nisacaya aku akan mencukupimu hari itu”
Sumber:
1. http://www.nurmadinah.com/2010/02/40-hadis-shalat/
2. https://www.facebook.com/syahril.siregar.1/posts/10204368990905062

Tidak ada komentar:

Posting Komentar