Selasa, 27 September 2016

PESAN ISLAM BUAT GENERASI MUDA

Berikut video yang berhubungan dengan Pemuda


Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillahi Rabbil Alamin.
Allahumma Sholli Ala Muhammad Wa’ala Ali Muhammad

Generasi muda adalah kekuatan sekaligus kebanggaan suatu umat dan negara. Untuk mengetahui nasib masa depan sebuah umat atau sebuah bangsa adalah dengan melihat generasi muda saat ini. Bila generasi mudanya baik, maka masa depan umat dan bangsa tersebut adalah baik. Sebaliknya bila generasi mudanya rusak, maka masa depan umat dan bangsa tersebut adalah suram.
Pemuda merupakan masa peralihan manusia dari remaja menjadi dewasa, dalam masa peralihan tersebut Gerakan perubahan banyak tercipta dari kalangan pemuda. Sejarah mencatat bahwa perkembangan Islam zaman Rasulullah hingga mampu menaklukan eropa dipelopori pemuda, bahkan Amirulmukminin Umar bin Khatab RA bila ada masalah selalu mengumpulkan pemuda untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Begitu juga perkembangan Indonesia di zaman Pres. Sukarno, bahkan Pres. Sukarno pernah menyatakan “Berikan saya 10 pemuda maka saya akan menggoncang dunia.

Untuk itulah Islam pun memandang penting akan keberadaan Generasi muda. Banyak ayat dalam Al Quran dan Hadist yg memberikan pesan dan rambu-rambu terhadap gerakan pemuda islam. Pesan dan rambu2 Islam kepada generasi muda tersebut antara lain:

1. Bentengi diri dengan Ilmu Agama
Pemuda hari ini adalah pemimpin hari esok, baiknya masa depan suatu masyarakat dapat kita lihat bagaimana generasi muda mereka hari ini. Amirulmukminin Umar bin Khatab RA berkata; “Hendaklah kamu berilmu sebelum kamu memimpin”. Oleh sebab itu Islam sangat memperhatikan Ilmu agama bagi generasi muda, baik dari segi keilmuan maupun keimanan. Apabila generasi sudah beriman kpd Allah maka Allah SWT pun akan memberikan petunjuk kepada pemuda tersebut.

Hal tertuang dalam Al Qur’an surat Al Kahfi ayat 13 yang artinya:
“Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula petunjuk untuk mereka”

Apabila Pemuda sudah memiliki ilmu agama yang baik maka dengan ilmu agamanya akan memiliki keimanan yang kuat dan akan beramal soleh, pemuda seperti ini merupakan salah satu golongan yg akan dinaungi Allah di hari kiamat nanti. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Ada tujuh golongan, Allah menaungi mereka di bawah naungan-Nya, pada hari tiada naungan kecuali naungan-Nya; Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dengan penuh ketaatan kepada Allah, laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang yang saling berkasih-sayang di jalan Allah, keduanya bertemu karena-Nya dan berpisah karena-Nya, dan laki-laki yang diajak oleh wanita bangsawan lagi cantik (untuk melakukan maksiat), maka ia menjawab: Sesungguhnya aku takut kepada Allah dan laki-laki yang bersedekah lalu disembunyikannya sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya dan laki-laki yang mengingat Allah di kesunyian (malam) sampai ia meneteskan air mata”. (HR Al Bukhary no 629 dan Muslim no 1031).

2. Bekali diri dengan berbagai Ilmu keterampilan
Banyak generasi muda kita setelah menyelesaikan pendidikan menjadi pengangguran dan menjadi beban masyarakat. Mereka sering terkendala dalam memperolah lapangan pekerjaan. Maka kepada generasi muda kami pesankan bekalilah di anda dengan berbagai keterampilan dan pengalaman. Sesungguhnya pekerjaan rendahan bila dikerjakan dengan profesional akan menghasilakan karya berkuwalitas tinggi. Jangan gengsi melakukan pekerjaan-pekerjaan rendahan sekalipun, seperti berternak, bertani atau menjadi buruh.

Sebagaimana Rasulullah SAW dimasa mudanya bekerja sebagai pengembala kambing dan pernah membantu pamannya berdagang ke negeri Syam dalam rangka mendapatkan pengalaman. Seperti Hadist yg diriwayatkan Bukhari dan Muslim

Dari Jabir berkata: Suatu hari Kami bersama Nabi sedang memanen buah Arak, maka Nabi bersabda: "Pilihlah yang paling hitam" kami mengatakan : "Wahai Rasulullah, sepertinya engkau pernah mengembala kambing?" Beliau menjawab: "Ya. Tidak ada seorang nabipun kecuali pernah mengembala kambing" [HR. Bukhari Muslim]

3. Memilih teman yang baik.
Diantara hal yang sering menjerumuskan seseorang kedalam kesesatan dan kemaksiatan adalah teman akrab. Betapa banyak pemuda baik menjadi jahat karena dipengaruhi oleh teman-temannya. Oleh sebab Islam mengajarkan kepada umatnya adab mencari teman.

Sebagaimana dipesankan Rasulullah SAW dalam sabdanya:
Dari Abi Hurairah, Rasulullah bersabda : "Seseorang itu berada di atas agama temannya maka hendaklah kalian melihat sipa yang menjadi teman dekatnya" [HR. Abu Dawud]

Kesalahan dalam mencari teman akan membawa penyesalan di akhirat kelak, sebagaimana Allah gambarkan penyesalan orang yang salah dalam mencari teman yg tersurat dalam surat Al furqan ayat 27- 28:

"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku)".

Perumpamaan teman baik dan teman jelek, teman yang baik akan membawa kebaikan bagi seseorang, sebaliknya teman yang buruk akan membawa keburukkan bagi seseorang.

Sebagaimana sabda Rasulullah RA:
"Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah bagaikan penjual minyak wangi dan pandai besi. Penjual minyak wangi adakalanya ia memberimu, adakalanya engkau membeli darinya, setidak-tidaknya engkau mencium bau wangi darinya. Dan pandai besi adalanya pakaianmu terbakar karenanya, dan minimal kamu mencium bau busuk darinya". (H.R. Bukhari Muslim).

4. Mempergunakan waktu dengan sebik-baiknya.
Dunia generasi muda saat ini lebih banyak diisi oleh kegiatan hura-hura dan membuang-buang waktu, pada hal waktu adalah sesuatu yang amat mahal dalam hidup seseorang. Betapa banyak orang menyesal di hari tua karena lalai di hari mudanya. Semasa muda waktunya habis di warnet, di kedai kopi, nongkrong di jalanan, atau main game dan bersenda gurau. Pada hal agama kita memrintahkan kepada umatnya agar mempergunakan waktu sebaik mungkin. Allah berfirman dalam Al Qur'an:

"Demi Waktu , Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran". (QS. Al 'Ashr (Masa))

Rasulullah SAW bersabda:
Dari Ibnu Abbas mengatakan : Nabi SAW bersabda : "dua nikmat yang banyak dilalaikan orang yaitu sehat dan waktu luang". [HR.Bukhari]

Sabda Rasulullah SAW lagi:
Dari Amr bin Maimun, Rasulullah memberikan nasihat kepada seorang laki – laki : "Mafaatkan lima perkara sebelum lima perkara; masa muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelu miskin, luang sebelum sempit dan hidup sebelum mati" [HR. Al Hakim]

Dan Rasulullah SAW bersabda lagi:
"Tidak akan melangkah seseorang pada hari kiamat sampai ditanya tentang empat hal: tentang umurnya dimana ia habiskan? tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan? tentang hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia belanjakan? serta tentang ilmu apa yang telah ia amalkan?"

Demikian lah uraian kali ini semoga ada manfaatnya bagi kita semua untuk kita praktekan dalam kehidupan sehar-hari….Aaamiiin…

Sumber:
1. https://www.facebook.com/notes/ade-suherman/pesan-pesan-islam-kepada-generasi-muda-oleh-dr-ali-musri-semjan-putra-ma-hafidzo/10151074900524308/
2. http://www.hidayatullah.com/kajian/tazkiyatun-nafs/read/2014/11/07/32823/wasiat-dan-pesan-penting-nabi-untuk-pemuda-muslim-1.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar